Posts Tagged ‘random’

Metro TV Blooper

Monday, April 21st, 2008

Stumbled upon this while surfing randomly.

The reporter said:

Ladies and gentlemen, that’s all the news headline this afternoon, and after these messages, we will join our colleague [colleague’s name] in MetroMini, we mean Metro TV studio at Jakarta Stock Exchange. Stay with us.

This is Metro TV.

Metrotv

And this is MetroMini.

Metromini1

This is what she said (in Indonesian):

Pemirsa demikian headline news siang ini, dan setelah pesan-pesan berikut, kita akan bergabung kembali bersama rekan [nama rekan] di studio MetroMini, maksud kami Metro TV Bursa Efek Jakarta. Tetaplah bersama kami.

Now we know what mode of transport she took to work. :P

The Call

Wednesday, January 30th, 2008

I was doing my tutorial on the benches when I received a call from Inspector Kelvin Ji from the CID, telling me that my previous entry was considered suspicious for national security. As such, I was requested to offer a public apology as well as provide a translation of the entry.

Of course, by the end of the call, I found out that CID didn’t have an Inspector Ji, and it also turned out that Kelvin Ji is my friend.

But anyway, the previous entry stirred quite a bit of curiosity, and for the sake of satisfying the curiosity, I shall translate the post here:

First Post in Indonesian Language

Sometimes I really want to write in the Indonesian Language. After all, Indonesian is my mother tongue, so I’m supposed to be able to write in Indonesian more fluently than if I were to write in English.

But after staying for 8 years in the land of the lion and never once write in good-and-proper Indonesian, it feels awkward to write in Indonesian again. Anyway it’s not as if I often write in Indonesian when I was in Indonesia.

But it’s ok. Like the proverb that English-speaking people say: There’s always a first time for everything or when translated literally to Indonesian is There’s always a first time for everything. So this post will be my first post in Indonesian.

Maybe I won’t be writing in Indonesian too often, because many of the readers of this blog are Singaporeans, who most likely don’t understand anything I say here. They may even think that I’m talking about them behind their backs. Anyway my Indonesian is rusty, so I’ll write with a mixture of English.

Why does this post feel very boring?

***

wah lau, how come when i try to write in good-and-proper indonesian it feels damn funny ah… like write for newspaper or textbook like that. nvm, i try and write again lah, this time using… not-so-good-and-proper language.

sometimes i really really wanna write in indonesian. cos indonesian is my mother tongue what, so i should be more fluent in indonesian than english.

but then after being in singapore for 8 years and never write in good-and-proper indonesian ah, it feels damn funny when i try and write in indonesian. but then again i very seldom write in indonesian even when i was still in indonesia.

but nvm lah. like you know the english proverb: There’s always a first time for everything or when translated it becomes There’s always a first time for everything. so this post will be my first indonesian language post.

but then maybe i wun write in indonesian so often lah, cos majority of the blog readers are singaporeans mah, so they most likely won’t know what i write also. if i suey ah, later they think i talk bad about them. anyway my indonesian is damn rusty already, so if i write i mix english here and there.

this posting very boring hor?

Boring,
bcc

PS: For the benefit of the non-Indonesians who read this entry, the part above the “***” was written in proper Indonesian, while the part below it was written in colloquial Indonesian, which I liken to standard English and Singlish in this translation respectively.

PPS: The Singlish is exaggerated. Yeah, I know.

Posting Pertama Berbahasa Indonesia

Tuesday, January 29th, 2008

Kadang-kadang saya ingin sekali menulis dalam Bahasa Indonesia. Toh Bahasa Indonesia adalah bahasa ibu saya, jadi seharusnya saya bisa menulis dalam Bahasa Indonesia dengan lebih lancar dibandingkan dengan Bahasa Inggris.

Tapi sesudah tinggal 8 tahun di negeri singa dan tidak pernah lagi menulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar, rasanya canggung untuk kembali menulis dalam Bahasa Indonesia. Lagian memang bukannya saya sering menulis dalam Bahasa Indonesia selama saya masih di Indonesia.

Tapi ya tidak apa-apa. Toh seperti peribahasa yang orang-orang berbahasa Inggris sering katakan: There’s always a first time for everything atau terjemahan bebasnya dalam Bahasa Indonesia adalah Selalu ada kali pertama untuk semuanya. Jadi posting ini adalah posting pertama saya dalam Bahasa Indonesia.

Mungkin saya tidak akan menulis dalam Bahasa Indonesia sering-sering, karena kebanyakan pembaca blog ini adalah orang Singapura, yang kemungkinan besar tidak mengerti apa yang saya katakan di sini. Malah mungkin mereka kira saya sedang mengata-ngatakan mereka di belakang. Lagian Bahasa Indonesia saya sudah karatan, jadi mungkin saya akan menulisnya bercampur-campur dengan Bahasa Inggris.

Kok posting ini rasanya membosankan sekali yah?

***

Duh, kok nulis pake bahasa indo yang baik dan benar tuh rasanya aneh banget yah… kayak lagi nulis di koran atau buku cetak gitu. gpp deh, sekarang saya coba tulis lagi yang di atas dengan bahasa yang… kurang baik dan benar.

kadang-kadang saya tuh pengen banget nulis pake bahasa indo. soalnya kan bahasa indo tuh bahasa ibu saya, jadinya harusnya sih saya lebih lancar di bahasa indo daripada bahasa inggris.

tapi seudah di singapur selama 8 taun dan gak pernah nulis pake bahasa indo yang baik dan benar, kok rasanya aneh banget yah kalo mau nulis pake bahasa indo. toh saya emang gak pernah sering-sering nulis pake bahasa indo pas masih di indo.

tapi ya gpp deh. kayak peribahasa inggris There’s always a first time for everything atau kalo diterjemahin tuh Selalu ada kali pertama untuk semuanya. jadinya posting ini bakalan jadi posting pertama saya yang pake bahasa indo.

tapi mungkin nulis indonya gak bakalan sering-sering, soalnya sebagian besar pembaca blog ini kan orang singapur, jadi mereka kayaknya sih kemungkinan besar gak bakalan ngerti saya tuh nulis apa. malah mungkin mereka bakalan salah sangka, kirain ngomongin mereka. lagian bahasa indo saya tuh dah karatan, jadinya nulisnya campur-campur pake bahasa inggris.

posting ini boring banget gak sih?